Kartanu, Ikhtiar NU Tingkatkan Tata Kelola Organisasi

Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menluncurkan Kartanu (Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama) di halaman Gedung PBNU, Jakarta, Senin (27/6). Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, Kartanu adalah upaya Nahdlatul Ulama untuk meningkatkan kesejahteraan Nahdliyin serta menata organisasi agar lebih tertata dan terstruktur.

“Hadirnya Kartanu ini sebagai sebagai ikhtiar tata kelola organisasi,” kata Kiai Said.

Kiai Said berharap, pada satu abad Nahdlatul Ulama yang jatuh pada tahun 2026 nanti, warga NU yang memiliki KartaNU mencapai seratus juta jiwa.

“Pada saat usia NU sudah memasuki satu abad, pada tahun 2026, Nahdliyin yang berkartanu mencapai seratus juta jiwa,” ucap Kiai Said disambut tepuk tangan peserta.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini menjelaskan, Kartanu  hadir dalam rangka untuk menyongsong usia satu abad NU. Kartanu ini merupakan penyempurnaan dari kartu-kartu NU yang pernah dibuat sebelumnya.

“Ada empat fungsi Kartanu yaitu database, tabungan masa depan, e-payment, dan benefit,” jelas laki-laki asal Cirebon tersebut.

Sejauh ini, jelas Helmy, sudah ada 8 juta Nahdliyin yang memiliki Kartanu. “Tiga juta di Jawa Timur, dua juta di Jawa Tengah, tiga juta di Jawa Barat dan wilayah Indonesia lainnya,” paparnya.

Sebagaimana yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI), imbuh Helmy, jumlah warga NU adalah 91, 2 juta jiwa atau sekitar 36, 5 persen dari seluruh penduduk Indonesia.

“Serta ada 24 PCINU (Pengurus NU di luar negeri),” katanya.

Sementara itu, Direktur Retail Banking Mandiri Tardi menjelaskan, Kartanu ini merupakan upaya Bank Mandiri untuk mendidik warga NU agar lebih disiplin dalam mengelola keuangan.

“Dengan adanya kartu ini mereka (Nahdliyin) bisa disiplin untuk menggunakan keuangannya lebih baik. Disiplin menabung, disiplin memanfaatkan keuangan yang diperoleh secara teratur,” papar Tardi.

“Insyaallah kemaslahatan, kemakmuran warga NU semakin meningkat,” lanjutnya.

Peluncuran KartaNU tersebut dihadiri juga Wakil Rais ‘Aam PBNU KH Miftakhul Akhyar, Duta Besar Paraguai Cesar Esteban Grillon, calon gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno, dan beberapa pengurus Wilayah NU. (Ahmad Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi) 

Sumber: nu.or.id

Dapatkan pemberitahuan update konten via email

Risalah Al-Fathimiyah